Bagi hasil terlalu besar
Pendapatan parkir harus dibagi dengan provider. Padahal parkir adalah aset dan revenue bisnis Anda. Owner ingin seluruh pendapatan masuk ke perusahaan sendiri.
Keresahan Owner
Bukan sekadar soal software. Lebih sering soal kontrol, uang, data, dan ketergantungan pada vendor.
“Kenapa pendapatan parkir harus dibagi, padahal operasionalnya bisa saya kendalikan sendiri dengan sistem yang disiapkan untuk bisnis saya?”
Pendapatan parkir harus dibagi dengan provider. Padahal parkir adalah aset dan revenue bisnis Anda. Owner ingin seluruh pendapatan masuk ke perusahaan sendiri.
Tarif, promo, member, complimentary, blacklist, dan kebijakan operasional sering ditentukan provider. Perubahan kecil pun harus menunggu persetujuan pihak luar.
Data kendaraan, transaksi, member, traffic, dan revenue berada di sistem provider. Owner ingin data operasional bisa diakses kapan saja tanpa bergantung pada pihak luar.
Setelah bertahun-tahun memakai provider, pindah sistem terasa sulit. Ada kekhawatiran data dan konfigurasi sulit dibawa saat kontrak berakhir.
Software, maintenance, perangkat, support, terhitung hingga revenue sharing — dalam jangka panjang total biayanya bisa sangat besar, padahal bisa dipangkas dengan solusi mengelola parkir secara mandiri.
Kebutuhan seperti tarif tenant, karyawan, gratis 2 jam customer, tarif event, membership, promo tenant, tarif berbasis jam, atau QRIS/e-money sering tidak bisa diikuti sistem provider.
Gratis parkir, voucher, atau pengecualian lapangan sering tidak transparan. Owner sulit memastikan setiap keringanan benar-benar sah dan tercatat — bukan kebocoran terselubung.
Menambah gedung atau area parkir baru sering berarti menambah kontrak dan ketergantungan pada model bagi hasil provider, bukan menambah lokasi dengan solusi yang sama secara mandiri.
Owner ingin melihat secara real-time: masuk berapa, keluar berapa, pendapatan hari ini, cash, QRIS, e-money, complimentary, dan selisih kas — tanpa menunggu laporan provider.
Alur kendaraan → transaksi → pembayaran → settlement harus bisa diaudit. Tanpa jejak yang jelas, kebocoran sulit dideteksi.